Keranjang Belanja
0 item
Checkout
RECOMMENDATION
KATALOG
BOOK OF THE MONTH
2021 The King Bedah Kisi-Kisi SBMPTN & UM Mandiri SOSHUM HOTS Up
Home / Biografi & Memoar / 66 Hari Bersama Soeharto
66 Hari Bersama Soeharto
Diskon: 44.800 x 15 %
Price: Rp 38.080
   
    Ready Stok
   
Quantity:
Deskripsi

Penulis: Tanri Abeng
Penerbit: Elex Media Komputindo
Ukuran: 14 x 20 cm
Cover: Soft Cover
Isbn: 9786020280509
Berat: 300 gram
Synopsis

Saya tidak perlu malu mengagumi Pak Harto.
Dialah sang manajer sejati. He is number one.
Budaya Jawa yang diusung Pak Harto, Hasto
Broto khususnya, luar biasa bermanfaat dalam
mengelola Indonesia. Meskipun begitu, Pak
Harto mempunyai kelemahan. Kelemahannya adalah system behind him sebagai orang
Jawa. Di balik sistem itu ketika seseorang telah berhasil, dia menganggap Republik
adalah miliknya. Anak-anak dan lingkarannya boleh saja mengambil peluang lebih dari
yang lain. Cara pandang seperti itu, menurut saya tidak benar. Banyak orang mengatakan
kalau sudah menyangkut anak-anaknya, selalu nggak boleh ada yang melawan. Namun,
kok saya melawan? Dan, Pak Harto tak apa-apa kok! Jadi saya heran, apakah karena
sudah krisis atau memang dahulu tidak ada yang melawan.
Meskipun hanya 66 hari saya bersama Pak Harto, saya dapat merekam sisi kepemimpinan
beliau sampai detik-detik lengser Keprabonnya. Sampai kini kemelut 1998 masih menjadi
misteri yang sebagian bisa diungkap dan sebagian lagi masih terselubung dalam tataran
praduga. Saya yakin Pak Harto telah berlapang dada dan bebas dari dendam. Ini terbukti dari
tulisan di pintu gerbang pemakamannya di Astana Giri Bangun yang mengutip dari syair
tembang Pucung yang berbunyi: Trimo Yen Ketaman Sirik Sameng Dumadi. Lilo Kelangan Ra
Gegetan. Tri Legowo Ing Bathoro. (Berlapang dada dan membebaskan diri dari rasa dendam
atas kesyirikan dan caci maki orang lain. Ikhlas kehilangan tanpa rasa menyesal. Membangun
kebersihan hati untuk senantiasa berpasrah diri kepada Allah Swt.)
Filosofi yang lazim berkembang di masyarakat Jawa ini dapat diartikan sebagai bentuk
jawaban Pak Harto atas perlakuan kurang baik dari sebagian kalangan menjelang krisis
politik pada tahun 1998. Ia menyikapinya dengan rasa tanpa dendam dan tanpa rasa
penyesalan atas semua kebijakan dalam masa kepemimpinannya, karena menyakini apa
yang diputuskan didasarkan atas pertimbangan yang tepat, dan beliau menyerahkan
semuanya pada keadilan Ilahi.

BUKU TERKAIT
100 Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia (Edisi Refisi)
Rp 39.000
Rp 33.150
Beli
Steve Jobs - Kisah Hidup Seorang Seniman Komputer yang Mengubah
Rp 29.500
Rp 25.075
Beli
Biografi Gus Dur
Rp 150.000
Rp 127.500
Beli
Syukur Tiada Akhir : Jejak Langkah Jakob Oetama (Edisi Revisi)
Rp 135.000
Rp 114.750
Beli
Tanah Air Baru,Indonesia
Rp 89.000
Rp 75.650
Beli
Biografi Ali Bin Abi Thalib
Rp 159.000
Rp 135.150
Beli
BEST SELLER
1.
Tajir Melintir - Mardigu WP
Rp 77.000
Rp 73.150
Beli
2.
Selena Tere Liye
Rp 85.000
Rp 72.250
Beli
3.
Nebula Tere Liye
Rp 85.000
Rp 72.250
Beli
4.
Segala-Galanya Ambyar : Sebuah Buku Tentang Harapan
Rp 90.000
Rp 76.500
Beli
5.
Bolpoin Kokoro Gel 0,5
5.700
Beli