Keranjang Belanja
0 item
Checkout
RECOMMENDATION
KATALOG
BOOK OF THE MONTH
PERGI
Home / Self Help / Man Jadda Wajada 2
Man Jadda Wajada 2
Diskon: 70.000 x 15 %
Price: Rp 59.500
   
    Limited Stock
   
Quantity:
Deskripsi

Penulis: Akbar Zainudin
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Ukuran: 14 x 21cm
Cover: Soft Cover
Isbn: 9789792270433
Berat: 260 gram
Synopsis

Setiap orang mempunyai cara sendiri untuk berhasil. Setiap manusia diciptakan dengan keunikannya sendiri, dengan bakat dan kemampuan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Selain bakat dan kemampuan dasar yang berbeda, faktor bagaimana seseorang bergaul dengan lingkungan sekitar juga mempengaruhi tingkat keberhasilan masing-masing orang.

Yang paling mudah melihatnya adalah dalam keluarga. Kakak beradik yang diturunkan dari orang tua yang sama, dengan tingkat pendidikan yang juga tidak berbeda mempunyai jalan sendiri-sendiri dalam mencapai keberhasilan. Bahkan, dua orang kembar sekalipun, yang biasanya diperlakukan sama, mempunyai jalan berbeda dalam mencapai kesuksesan.

Banyak hal yang berpengaruh terhadap pencapaian kesuksesan ini. Yang paling utama adalah tentang cara pandang. Seseorang yang dibiasakan hidup dengan penuh optimis, ia akan terbiasa memandang semua persoalan dengan penuh optimis. Sebaliknya, jika ia dibiasakan memandang segala sesuatunya dengan pesimis, akan sulit mengubah cara pandang hidupnya terhadap berbagai persoalan dengan dengan optimisme. Ia akan terbiasa memandang pesimis terhadap berbagai persoalan yang ada.

Persoalan cara pandang ini menjadi penting karena di situlah kunci utama dan awal bagaimana seseorang membuka pintu-pintu keberhasilan yang akan ia masuki. Jika seseorang mampu membangun pola pikir yang optimis dan terbuka terhadap berbagai persoalan yang ada, maka akan lebih mudah baginya untuk berhasil di masyarakat.

Ia tidak membatasi dirinya dengan berbagai keterbatasan yang dimiliki, tidak menyalahkan lingkungan atas apa yang terjadi, tidak iri terhadap kesuksesan orang lain, justru bagaimana setiap saat ia membangun dan membuka diri agar apa yang diinginkannya bisa tercapai.

Sebagai contoh, banyak orang di antara kita bercita-cita menjadi dokter, mungkin salah satunya karena bisa banyak bermanfaat bagi orang lain karena mengobati orang sakit. Tetapi dari sekian banyak orang yang bercita-cita menjadi dokter, hanya sedikit orang yang kemudian berhasil mencapai cita-cita itu. Banyak sebabnya, ada yang kemudian hanya sekedar cita-cita, kekurangan dana untuk masuk kuliah kedokteran yang mahal, tidak lulus masuk Fakultas Kedokteran, dan berbagai sebab lain. Semua kesulitan dan rintangan yang ada di depan mata itulah yang kemudian menjadi penghalang seseorang mencapai cita-citanya. Padahal, belum tentu juga dengan segala rintangan yang dimiliki tersebut akan menghalanginya mencapai cita-cita, justru jika ia mampu mengatasinya, akan menjadi energi yang sangat kuat untuk terus menghidupkan cita-cita yang dimilikinya.

Di sinilah, banyak orang gagal mencapai cita-cita karena ia terlebih dahulu menutup diri dan segan membuka pintu-pintu keberhasilan yang seharusnya dijalankannya. Bagaimana seseorang bisa menutup diri dari keberhasilan, bisa terjadi pada siapa saja.

Banyak orang berpikir, bahkan sebelum mengerjakan sesuatu, bahwa ia tidak bisa. Bagaimana mungkin ia akan bisa mengatasi berbagai persoalan yang menghadang dirinya jika belum apa-apa sudah menyerah terlebih dahulu. Ia menutup pintu keberhasilan bahkan sebelum memulai berbuat apa-apa.

Saat orang bermimpi dan bercita-cita  akan banyak ujian dan rintangan yang harus dihadapi. Tidak ada kehidupan di dunia ini yang berjalan lurus tanpa gejolak. Hampir pasti setiap orang mengalami masalah sendiri-sendiri dalam perjalanan hidupnya. Yang membedakan satu orang dengan orang lain adalah bagaimana ia mampu menyelesaikan permasalahan dan rintangan yang menghadang.

Jika orang tidak mempunyai biaya untuk melanjutkan sekolah ke pendidikan yang lebih tinggi, sudah tentu ia mempunyai tantangan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan orang-orang yang lebih beruntung karena orang tuanya mempunyai dana pendidikan memadai. Maka yang mesti dilakukan adalah belajar dan bekerja sangat keras untuk mencapai cita-citanya. Adalah bagaimana selain dari dana tabungan sendiri, ia mencari sumber-sumber pembiayaan lain yang halal, misalnya beasiswa agar ia terus bisa melanjutkan pendidikannya.

BUKU TERKAIT
Storycake for Amazing Moms
Rp 48.000
Rp 40.800
Beli
Stop Belajar Kalau Ingin Pintar
Rp 27.500
Rp 23.375
Beli
The Secret - Hero
Rp 148.000
Rp 125.800
Beli
Im Leader - Drive Change And Improve Perfomance
Rp 88.000
Rp 74.800
Beli
Sleeping Beauty: The Story of Bennu Sorumba
Rp 97.800
Rp 83.130
Beli
5 Rahasia Yang Harus Anda Temukan Sebelum Meninggal
Rp 45.000
Rp 38.250
Beli
BEST SELLER
1.
Ceros dan Batozar
Rp 95.000
Rp 80.750
Beli
2.
The King Bedah Kisi-Kisi SBMPTN SOSHUM 2019
Rp 215.000
Rp 172.000
Beli
3.
The King Bedah Kisi-Kisi SBMPTN SAINTEK 2019
Rp 220.000
Rp 176.000
Beli
4.
Arah langkah (Soft Cover)
Rp 88.000
Rp 74.800
Beli
5.
PERGI
Rp 79.000
Rp 67.150
Beli